iSIOMAS
Vina's daddy

Merancang dan Memproduksi Processor - bag.2

Processorpun mulai diproduksi

Semua hasil pengujian sudah memberikan hasil sesuai dengan yang diperhitungkan, maka proses selanjutnya adalah proses utama yaitu processorpun mulai diproduksi.

Langkah pertama adalah menggambar rangkaian processor, gambar ini tentu saja sangat rumit. Dalam sebuah processor terdapat jutaan transistor, oleh sebab itu gambar rangkaian ini bukanlah sebuah gambar yang sederhana. Apalagi melalui proses photografi gambar tersebut akan diperkecil ratusan bahkan sampai ribuan kali untuk mencapai ukuran mikro. Ukuran inilah yang menyebabkan processor disebut dengan mikroprosessor.

Setelah diperkecil ribuan kali, foto-foto inipun diduplikasi sebanyak ratusan. Dan dideretkan seperti layaknya sebuah lembaran besar perangko.

Kemudian lembaran ini dicetak melalui proses yang dinamakan photolithography pada sebuah lempengan wafer silicon. Wafer silicon adalah sebuah lempengan silicon berbentuk bulat yang permukaannya menyerupai wafer. Setiap wafer terdiri dari beberapa die. Dan masing-masing die memiliki ukuran yang sama. Die inilah nantinya akan menjadi inti dari sebuah processor. Setelah itu pencetakan rangkaian elektronikpun dilakukan melalui beberapa proses pelapisan.

Dan untuk mencopotkan setiap processor dari lempengan wafer akan dilakukan dengan menggunakan sinar laser. Setelah itu setiap keping processor akan digabungkan dengan setiap lapisan keramiknya yang berguna sebagai pelindung tahan panas dan memiliki kaki-kaki metal, yang biasa disebut pin. Pin-pin inilah nantinya yang akan menghubungkan processor dengan komponen-komponen disekitarnya.

Setelah itu processor yang telah siap dimasukkan ke dalam box-box yang disiapkan khusus untuk tetap menjaga kualitasnya. Dalam box-box ini produsen processor juga memberikan beberapa software pendukung, baik yang berguna sebagai driver ataupun tambahan lainnya yang dapat dimanfaatkan dengan processor itu sendiri.

Written by iQ on Monday December 12, 2005
Permalink -

« Membangun Virtual Private Network dengan Linux - Bridge, Switch dan Virtual LAN »