iSIOMAS
Vina's daddy

Bridge, Switch dan Virtual LAN

Perangkat internetworking menawarkan komunikasi diantara segmen Local Area Network (LAN). Ada empat tipe utama perangkat internetworking ini: repeater, bridge, router dan gateway. Perangkat ini dibedakan berdasarkan sistem lapisan OSI (Open System Interconnection) yang digunakan, yang berfungsi sebagai media komunikasi dari LAN ke LAN. Repeater menghubungkan LAN di lapisan kesatu atau lapisan fisik, Bridge menghubungkan LAN di lapisan kedua atau lapisan data-link, Router menghubungkan LAN di lapisan ketiga atau lapisan network, dan Gateway menghubungkan LAN di lapisan kesatu sampai ketujuh.

Bridging dan Switching terjadi di lapisan link (lapisan kedua), berfungsi mengatur aliran data, memeriksa kegagalan transmisi, menyediakan pangalamatan fisik (dari fungsi logik) dan mengatur akses ke medium fisik. Bridge menyediakan fungsi ini dengan menggunakan berbagai macam variasi protokol lapisan link (link-layer) yang secara spesifik mempunyai flow control, error handling,addressing, dan algoritma akses-media. Contoh populer dari lapisan link ini adalah protokol Ethernet, Token Ring dan FDDI.

Bridge dan Switch tidaklah rumit, perangkat ini menganalisis frame, mem-forward informasi yang terdapat didalamnya ke alamat tujuan.

Kelebihan bridging atau switching adalah transparansi protokol yang lebih tinggi, dikarenakan antara dua host saling berkomunikasi melaui protokol yang bekerja di lapisan link, tanpa perlu memeriksa informasi paket data protokol yang lebih tinggi. Proses ini menghasilkan kinerja pem-forward-an secara cepat tanpa batasan protokol logik yang dipakai.

Bridge
Bridge secara umum dibedakan atas dua bagian, yaitu: Bridge Lokal dan Bridge Remote. Bridge lokal menghubungkan dua jaringan LAN secara langsung pada area yang sama secara fisik, misalnya bridging pada gedung yang berdekatan. Bridge remote menghubungkan dua jaringan yang secara fisik berjauhan. Implementasi yang dilakukan biasanya menggunakan kabel telepon dan modem atau perangkat nirkabel (wireless LAN). Perangkat nirkabel yang paling banyak digunakan adalah yang berkerja pada frekuensi bebas ISM (Industrial Scientific Manufacture) 2,4 GHz. Brigde lokal jauh lebih cepat danreliable dalam transfer data, selain biaya yang lebih murah dibandingkan Brodge remote.

Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) membagi lapisan link OSI menjadi dua sub-lapisan, yaitu: Media Access Control (MAC) dan Logical Link Control (LLC). Sub-lapisan LLC mengatur frame, alur data, pengecekan error dan pengalamatan (MAC address). Beberapa briogde disebut sebagai MAC-layer bridges perangkat ini menghubungkan antara jaringan yang homogen, misalnya ethernet dengan ethernet. Jenis bridge lainnya menghubungkan jaringan yang heterogen, misalnya ethernet dengan token-ring.

Switch
Switch adalah perangkat jaringan yang bekerja di lapisan data-link, mirip dengan bridge, switch bekerja atas dasar informasi MAC address. Switch mempunyai kemampuan dan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan bridge, karena switch selain bekerja secara software juga bekerja diatas hardware. Switch menggunkan algoritmastore and forward dan cut through pada saat melakukan pengiriman data.

Jenis switch yang sering dipakai adalah LAN switch, ATM switch dan gabungan switch dengan teknologi routing. Switch Asynchronous Transfer Mode (ATM) memberikan kecepatan tinggi yang bersifatscaleable untuk workgroup, WAN sampai enterprise backbone. Switch ATM juga bisa mengkombinasikan aplikasi suara, gambar dan data dalam satu jaringan yang sama. Switch ATM menggunakan metode switch paket yang fix-size, paket ini biasa disebut dengan sel (cell).

Switch LAN adalah perangkat yang secara tipikal mempunyai beberapa port yang menghubungkan beberapa segmen LAN lain dan port pada switch ini berkecepatan tinggi. Switch LAN digunakan untuk menghubungkan segmen LAN yang banyak, menyediakan media dedicated dengan komunikasi yang bebas dari tumbukan (collision) antar perangkat jaringan dan mendukung komunikasi simultan, serta dirancang untuk akses kecepatan tinggi.

Virtual LAN
Virtual LAN atau dikenal sebagai VLAN merupakan fungsi logik dari sebuah switch. Fungsi logik ini mampu membagi jaringan LAN ke dalam beberapa jaringan virtual. Jaringan virtual ini tersambung ke dalam perangkat fisik yang sama. Implementasi VLAN dalam jaringan memudahkan administrator jaringan dalam membagi secara logik grup-grup workstation secara fungsional dan tidak dibatasi oleh batasan lokasi. Implementasi VLAN biasanya digabungkan dengan teknologi routing yang bekerja di lapisan ketiga OSI (lapisan network). Dalam jaringan TCP/IP masing-masing VLAN membutuhkan sebuah gateway (gateway dalam artian logik) untuk bisa berkomunikasi dengan VLAN lainnya.

Written by iQ on Monday December 12, 2005
Permalink -

« Merancang dan Memproduksi Processor - bag.2 - Soal 3.34 »