iSIOMAS
Vina's daddy

Apa itu Load Balancing?

Secara harafiah, load balancing adalah pembagian beban menjadi seimbang (balance). Begitu juga artinya dalam dunia internet, server farm, dan jaringan komputer, load balancing adalah proses distribusi beban terhadap sebuah servis yang ada pada sekumpulan server atau perangkat jaringan ketika ada permintaan dari pengguna. Maksudnya adalah ketika sebuah sever sedang diakses oleh para pengguna, maka server tersebut sebenarnya sedang dibebani kerena harus melakukan proses terhadap permintaan para penggunanya. Jika penggunanya banyak, maka proses yang dilakukan juga menjadi banyak.

Session-session komunikasi dibuka oleh serber tersebut untuk memungkinkan para penggunanya menikmati servis dari server tersebut. Jika satu server saja yang dibebani, tentu server tersebut tidak akan dapat melayani banyak pengguna karena kemampuannya dalam melakukan processing ada batasnya. Batasan ini bisa berasal dari banyak hal, misalnya kemampuan processing-nya, bandwidthinternetnya, dan banyak lagi.

Untuk itu, solusi yang paling ideal adalah dengan membagi-bagi beban yang datang tersebut ke beberapa server. Jadi, yang berugas melayani pengguna tidak hanya terpusat pada satu perangkat saja. Inilah yang disebut sistem load balancing.

Misalnya ketika Anda mengakses ke situs www.detik.com, maka web server yang berisi dokumen-dokumen berita, akan langsung melayani Anda. Server tersebut memberikan apa yang Anda minta dengan membuka komunikasi menggunakn servis HTTP port 80. Informasi halaman utama akan langsung dikirimkan ke PC melalui port 80 tersebut, sehingga Anda dapat melihatnya di halaman browser.

Ketika Anda meng-klik suatu link pada halaman web tersebut, permintaan Anda kemudian diproses kembali oleh server. Web server akan melayani permintaan Anda lagi dengan berbagai cara yang telah ditentukan oleh pengelolanya, apakah mengarahkan Anda kedalam folder tertentu, menjalankan script-script tertentu, mengirimkan gambar, memutar klip suara, dan banyak lagi. Pada saat ini, server detik.com sedang terbebani oleh permintaan Anda. Hingga halaman atau layanan yang Anda minta terbuka, maka selesailah proses tersebut dan server kembali bebas dari beban.

Jika yang mengakses halaman web www.detik.com hanya Anda seorang, tentu sistem load balancing tidak diperlukan, karena sebuah server tentu masih sangat cukup untuk melayani permintaan Anda. Namun apa jadinya jika www.detik.com dibuka oleh hampir sebagian besar pengguna internet di Indonesia, setiap detik, dan setiap hari seperti keadaan saat ini. Mungkin sebuah server saja tidak akan sanggup melayani permintaan seberat itu. Permintaan akan terus datang dan proses juga akan terus-menerus dilakukan

Written by iQ on Tuesday December 20, 2005
Permalink -

« Speedup - Keuntungan Menggunakan Load Balancing »